Minggu, 29 Agustus 2021

Bidang Nautika: Siswa SMK Negeri 4 Kota Bima, mewakili Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu--Mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS)

 


Penyelenggaraan kompetisi LKS tingkat SMK adalah salah satu kegiatan untuk mengukur kemampuan atau keterampilan dari beragam keahlian kompetensi siswa. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, setiap tahunnya menyelenggarakan Kompetesi LKS tingkat SMK Se-Nusa Tenggara Barat pada Tahun 2021. Perhelatan yang bergengsi ini, membuat SMK yang ada di Nusa Tenggara Barat mengambil bagian untuk mengikutkan siswanya dalam kegiatan lomba tersebut. Untuk mendapatkan tiket, SMK yang sudah ditentukan zonanya akan bersaing lebih awal, sehingga SMK yang unggul itu, akan menjadi keterwakilan (utusan) dari zona tersebut.

SMK Negeri 4 Kota Bima yang merupakan masuk pada zona wilayah (Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu) menjadi salah satu utusan yang akan ikut mengambil bagian dari Lomba Kompetensi yang akan diselenggarakan pada Tanggal 1 - 2 September 2021 di Mataram Nusa Tenggara Barat, tepatnya di STIPar.

Bagi SMK Negeri 4 Kota Bima, keikutsertaan dalam Lomba Kompetensi Siswa bukanlah hal yang baru, karena beberapa kali SMK Negeri 4 Kota Bima masuk nominasi peringkat 2 dan peringkat ke 3 (tahun tahun sebelumnya) -- ini pada bidang nautika--begitupun bidang APAT (Agrinisnis Perikanan Air Tawar).

Setelah kepastian SMK Negeri 4 Kota Bima, menjadi utusan zona wilayah, dan nama-nama SMK yang ikut lomba sudah terdaftar dan sudah tersebar melalui  informasi: daftar nama SMK yang ikut lomba kompetensi siswa--khusus SMK yang core kemaritiman sibidang nautika; SMKN 1 Tarano, SMKN 1 Keruak, SMKN 1 Lembar dan SMKN 4 Kota Bima.

Secara maraton tim NKPI SMK Negeri 4 Kota Bima melakukan pembimbingan terhadap siswa atas nama M. Adril Sofihin, kelas XII NKPI.

Ketua kompetensi keahlian NKPI, Yusran, S.Pi, langsung merespon cepat, dan langsung membagi jadwal pembinaan, karena dibidang nautika ada dua yang harus dikuasai, yakni merencanakan pelayaran dan merangkit alat tangkap. Empat orang guru, tim NKPI: Yusran, S.Pi, Ahmad Sulkhan, S.Pd, (Merencanakan pelayaran) Asikin, S.Pi dan Muhammad Syauki, ST (Merakit alat tangkap). Bahkan tidak melihat jadwalpun, tim NKPI--keroyokan--membimbing Adril Sofihin.

Beberapa hari ini, kebersamaan tim NKPI, memberikan semangat, kepada siswa:Adril Sofihin, dan menambah  keyakinan bahwa dari tim NKPI ada dua orang guru  yang pernah ikut keahlian ganda: Pak Ahmad Sulkhan, S.Pd dan Pak Muhammad Syauki, ST--selama satu tahun di dua lokasi: Jember(Jawa timur) dan di Maluku, dan dari pengalaman hasil diklat itu, terejawantah secara detail pada proses pembimbingan siswa yang ikut lomba kompetensi pada tahun ini. Usaha atau ikhtiar sudah maksimal, Tuhan yang akan menentukan dan sebuah usaha tidak akan mengkhianati hasil--semoga usaha yang dilakukan oleh guru pembimbing dan keseriusan siswa akan mendapatkan predikat yang memuaskan (masuk nominasi)












EmoticonEmoticon